TOKYO, (PRLM).- Pengelola PLTN Fukushima Daiichi mengatakan mereka telah membayarkan hampir 450 miliar yen atau sekitar Rp 50,2 triliun, kepada masyarakat yang terdampak krisis nuklir.
Perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (TEPCO) hari Minggu mengatakan, ganti rugi yang telah dibayarkan hingga tanggal 9 Maret mencapai 445,5 miliar yen. Namun hingga kini hanya sekitar 40 persen individu yang berhak mendapatkan kompensasi yang telah menyelesaikan prosedur untuk ganti rugi itu.
Masyarakat yang terdampak bencana selama ini mengkritik proses pendaftaran ke TEPCO yang dianggap rumit dan tidak fleksibel dalam memutuskan pembayaran. Mereka menganggap TEPCO perlu mempercepat proses pembayaran ganti rugi tersebut.
Wakil Presiden TEPCO Zengo Aizawa mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa perusahannya telah menerima keluhan-keluhan yang menuding pihaknya bersikap arogan dan tidak memiliki rasa belas kasihan.
Menurut Aizawa perusahaannya tengah berusaha menangani para pendaftar ganti rugi secara lebih fleksibel dengan mendengarkan kondisi dan kebutuhan setiap orang. (nhk/A-88)***
dasline 12 Mar, 2012
-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180425
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
RSS Feed
Twitter
Facebook