Samad Desak Presiden Karzai untuk Usir Tentara AS dari Afghanistan

Do you want to share?

Do you like this story?

KANDAHAR, (PRLM).- Sejumlah kerabat berusaha untuk menenangkan warga Afghanistan Abdul Samad (60) yang kehilangan 11 anggota keluarga akibat ditembak seorang tentara AS yang stress pada Minggu (11/3) lalu.

Seperti dilaporkan New York Times, Selasa (13/3), penghiburan tetangganya itu tidak menghilangkan kepedihan hatinya. Jiwa Samad benar-benar terguncang. Bahkan, telepon Presiden Hamid Karzai kepadanya pun, tidak membuatnya tenang. Hatinya kini berkecamuk dengan dendam pada tentara Amerika. Padahal sebelum kejadian nahas itu, dia adalah pendukung keberadaan tentara Amerika di Afganistan.

Kini dia meminta tentara AS segera hengkang dari Afghanistan. Hal itu diserukannya saat menerima telepon dari Presiden Karzai Minggu (13/3) lalu. Samad menyatakan kecewa dengan pemerintahan Afghanistan yang selama ini menjadi boneka bagi Amerika.

"Pemerintah telah membiarkan tentara Amerika membunuh kami," ujar Samad dengan penuh kemarahan di kampungnya yang berdekatan dengan markas militer AS "Belambay", seperti dituturkan kepada wartawan NYT Graham Bowley dan Taimoo Shah, Selasa (13/3).

Saat ini, kata Samad, dirinya sudah putus asa. Bahkan dia merasa hidupnya sudah tidak berguna lagi. Dia mendesak Presiden Karzai untuk segera memutuskan kerja sama dengan militer Amerika. Pilihannya, kata Samad, hanya ada dua.

"Pilih bunuh kami atau enyahkan Amerika sekarang juga," kata Samad dalam perbincangan telepon dengan Karzai. (A-133/A-108)***

dasline 14 Mar, 2012


-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180613
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PENASARAN? BACA JUGA BERITA MENARIK INI :

Advertisements

Advertisements