OKUMA, (PRLM).-Sampai saat ini, efek bencana mega gempa dan tsunami yang melanda Jepang 11 Maret 2011 lalu itu, masih terasa, baik itu secara nilai ekonomi, psikologis, maupun politik.
Bahkan sejumlah wilayah seperti Okuma kini menjadi daerah mati. Okuma merupakan lokasi tempat berdirinya PLTN Fukushima Daichi.
Hal ini telah menyebabkan tingkat radiasi nuklir di sana sangat tinggat usai PLTN tersebut meledak setahun lalu.
Saat kejadian itu, pemerintah Jepang langsung mengevakuasi semua penduduk Okuma, dan hingga kini mereka belum kembali. Namun untuk peringatan satu tahun bencana tsunami itu, pemerintah dan PT Tepco sebagai pengelola PLTN Fukushima tersebut telah mengijinkan sejumlah warga Okuma untuk pulang ke kampung halaman di Okuma.
Seperti dilaporkan Yahoo News, sebanyak 20 penduduk Okuma telahi diijinkan pulang untuk memberikan penghormatan kepada mereka yang hilang. Ke-20 warga Okuma yang hadir dalam peringatan tersebut juga kehilangan sejumlah anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.
Mereka meletakkan karangan bunga sebelum meninggalkan lokasi menuju penampungan sementara. Sedikitnya 11 ribu penduduk Okuma dan hampir 80 ribu lainnya di Fukushima terpaksa dievakuasi akibat kebocoran reaktor nuklir. (A-133/A-89)**
ibeng 12 Mar, 2012
-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180301
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
RSS Feed
Twitter
Facebook