KABUL, (PRLM).-Selama beberapa pekan terakhir ini meningkatnya friksi antara pemerintahan Presiden Hamid Karzai dan pasukan AS, telah menyebabkan beberapa korban sipil tewas.
Seperti dilaporkan Yahoo News, Minggu (11/3), konflik antara militer AS dan pemerintah Afghanistan ini juga dipicu oleh meningkatnya sentimen antiAmerika di kalangan warga Afganistan.
Puncaknya pada bulan lalu, pembakaran Qur'an yang dilakukan personil militer AS semakin memperunyam hubungan antara kedua negara. Warga setempat melakukan protes besar-besaran terhadap militer AS yang menyebabkan puluhan orang tewas.
Setidaknya 40 warga sipil Afghanistan dan enam orang tentara AS meninggal dalam insiden tersebut. Untuk meredakan kemarahan warga terhadap militer AS, Presiden Barack Obama langsung meminta maaf kepada warga dan pemerintah Afganistan. Namun, ini masih belum menuntaskan kebencian warga setempat terhadap pasukan NATO di bawah pimpinan Amerika. (A-133/A-89)***
ibeng 12 Mar, 2012
-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180291
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
RSS Feed
Twitter
Facebook