Jason Russell: Semua Anak Berhak Mendapatkan Hidup Layak

Do you want to share?

Do you like this story?

LOS ANGELES, (PRLM).- Dalam film "Stop Kony 2012" yang berdurasi 30 menit itu digambarkan betapa kejahatan perang saudara di Uganda telah mengorbankan nasib anak-anak. Sejumlah anak diculik, bahkan diperkosa.

Selama 1987-2002 tersebut, anak-anak ini dipaksa dijadikan tentara anak oleh Kony yang mengklaim sebagai pemimpin Tentara Perlawanan Tuhan (LRA).

Seperti diungkap Yahoo News, Jumat (9/3), pengalaman Russell saat berkunjung ke Uganda pada 2003 lalu membuat video tersebut sangat kaya dengan informasi. Pertemuan Russell dengan anak-anak Uganda saat itu sangat membekas sehingga dalam dirinya terbersit keinginan untuk membantu anak-anak Afrika tersebut mencari keadilan.

Russell percaya bahwa semua anak berhak mendapatkan hidup layak. Bagi Russell, di manapun seseorang itu lahir, mereka berhak untuk mendapatkan hidup layak. Oleh karena, anak-anak yang lahir dI Afrika sudah seharusnya merasakan kehidupan yang sama dengaan anak-anak di Amerika.

Pesan yang luhur ini menjadi filosofi dari pembuatan video tersebut. Russell membawa isu ini karena di Afrika kejahatan yang dilakukan Kony tidak akan pernah terungkap. "Banyak yang sudah dibunuh Kony, tapi warga di sana tidak ada yang peduli soal itu" kata Russell yang dalam video tersebut dia juga mengajak anak balitanya bernama Gavin. Mereka terlibat dalam sejumlah percakapan antara ayah dan anak di mana sang anak dengan lantang berkata " Hentikan orang-orang jahat untuk berlaku keji".

Komentar sang anak itu kemudian disusul oleh pernyataan serupa dari Pimpinan ICC Luis Moreno-Ocampo yang berseru: "Hentikan Kony karena ini akan menuntaskan persoalan." (A-133/A-108)***

dasline 10 Mar, 2012


-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180092
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PENASARAN? BACA JUGA BERITA MENARIK INI :

Advertisements

Advertisements