Dalam Perang, Nyawa Hampir tidak Ada Harganya

Do you want to share?

Do you like this story?

NEW YORK, (PRLM).-Dalam perang, nyawa hampir tidak ada harganya. Ini terlihat dari hasil penelitian yang dipublikasikan oleh lembaga CIVIC, suatu organisasi internasional non-pemerintah yang bergerak di bidang hak asasi manusia.

Seperti dilansir Yahoo News, Kamis (15/3), CIVIC membuat suatu kajian mengenai jumlah besaran kompensasi yang diberikan negara-negara anggota NATO yang personilnya melakukan pembunuhan terhadap warga sipil.

Mereka meneliti itu sejak konflik Afghanistan berlangsung 11 tahun lalu. dari hasil temuan lembaga tersebut, terdapat sejumlah fakta menarik, tetapi menyedihkan.

Dalam hal ini, jika ada warga Afganistan yang menjadi korban kebrutalan tentara NATO maka, kompensasi terbesar yang akan mereka dapatkan adalah berasal dari Jerman dengan nilai 25.000 dolar AS (Rp 245 juta) per satu nyawa.

Sementara Inggris merupakan negara terpelit dalam memberikan kompensasi, yang nilainya hanya sebesar 210 dolar AS (RP 2,05 juta). (A-133/A-89)***

ibeng 15 Mar, 2012


-
Source: http://www.pikiran-rakyat.com/node/180883
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

PENASARAN? BACA JUGA BERITA MENARIK INI :

Advertisements

Advertisements